Kamis, 31 Maret 2016

Diplomasi Kebudayaan Korea (Hallyu)



Diplomasi Kebudayaan  Pemerintah Korea Selatan  merupakan  soft  power pemerintah Korea  Selatan  yang  diimplementasikan melalui pengenalan dan pemahaman seni budaya Korea Selatan.  Pemerintah Korea membentuk KOFIC sebagai lembaga pemerintah yang khusus menangani masalah penyebaran budaya Korea dan menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta untuk mendukung proses serta strategi penyeberan  hallyu. Produk Korea berhasil mengemas nilai – nilai Asia yang dipasarkan dengan gaya modern. pola ini mengacu pada cerita – cerita yang dikemas bernuansa kehidupan orang Asia, namun pemasarannya memakai cara pemasaran Internasional yang mengedepankan penjualan nama seorang bintang atau style. Keberhasilan Korea dalam menjual produk budayanya tidak lepas dari etos kerja orang Korea itu sendiri. Banyak penyanyi maupun bintang idola Korea yang rela untuk melakukan jumpa  fans  dibeberapa negara Asia walaupun honornya kecil dibanding dengan apabila mereka melakukan di negara sendiri.

Pemerintah Korea Selatan  juga mencanangkan tahun wisata Korea yang mengedepankan program-program yang menjual negara Korea terutama paket – paket wisata secara emosional bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke negara Korea. Beberapa diantaranya adalah merebaknya paket-paket wisata winter sonata  dan  endless love.  Paket ini sengaja dirancang untuk dipasarkan kepada wisatan asing untuk mengunjungi tempat pengambilan gambar di lokasi shooting  film-film Korea termasuk mengunjungi rumah idolanya.  Karena memiliki kecanggihan teknologi,  Korea Selatan lebih mudah melakukan penyebarluasan budayanya dengan teknologi canggih seperti  hand phone, I Phone, media internet dan sebagainya sebagai bentuk soft diplomacy. Penyebaran K-Pop  juga tidak lepas dari media komunikasi dan informasi dengan menggunakan  youtube, facebook, twitter menjadi peluang penyebaran K-Pop  di Dunia Internasional. Korea Selatan menggunakan artis K-Pop sebagai ikon dalam pelaksanaan soft diplomacy di Indonesia, dengan menampilkan fashion serta gaya yang menarik sangat membuat masyarakat Indonesia terpikat dan meninggalkan kesan yang positif. K-Pop cenderung menampilkan gaya manggung yang visual, bernyanyi sambil menari, hal ini sangat memberi warna yang berbeda dalam industri musik Indonesia.

Source:
(http://ejournal.hi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2014/07/pdffile-%20eJournal%20Ilmu%20Hubungan%20Internasional%20%2807-15-14-04-09-08%29.pdf)